Galang Dana untuk Korban Longsor Ponorogo, Para Pesilat PSHT Jebres Tampilkan Aksi di CFD Solo

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SOLO - Para pesilat tampak beradu teknik di tengah Jalan Slamet Riyadi Solo pada Minggu (16/4/2017) pagi.

Mereka adalah pesilat yang tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Solo Ranting Jebres.
Pesilat PSHT Solo Ranting Jebres beradu teknik di Car Free Day, Solo, Minggu (16/4/2017) pagi.

Ditemui TribunSolo.com saat Car Free Day (CFD) Solo di selatan Hotel Novotel, Koordinator Lapangan Aksi, Ganep Arif (23) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menggalang dana korban longsor di Ponorogo.

"PSHT Solo menggalang dana di CFD terdiri dari tuga ranting dalam tiga lokasi, kami ranting Jebres di (Hotel) Novotel sini," tutur Arif.

Arif menerangkan, peserta penggalangan dana dari ranting Jebres sebanyak 120 siswa PSHT.

"Diawali dengan berkumpul di Benteng Vastenburg, berjalan ke patung Slanet Riyadi (Gladak) lalu berjalan ke barat sampai di Novotel," katanya.

"Di Novotel, kami beratraksi sambing persaudaraan atau adu teknik menunjukkan gerakan PSHT di jalanan," tambahnya.

Tidak hanya itu, mereka juga membawa spanduk penggalangan dana serta kotak kardus untuk mencari sunbangsih masyarakat Solo yang peduli terhadap longsor Ponorogo.

Dikatakan Arif, penggalangan dana dimulai sejak Selasa (11/4/2017), dengan mencari dana di sejumlah lampu merah di Solo.

Sampai Minggu ini sudah terkumpul sekitar Rp 40 juta dana sumbangan dari lima ranting PSHT Solo, yakni Jebres, Laweyan, Banjarsari, Serengan, dan Pasar Kliwon.

Pihaknya juga mengucap terima kasih atas kepedulian masyarakat Solo membantu saudara-saudara korban longsor Ponorogo.

Selanjutnya hasil penggalangan dana Minggu ini akan dihitung lalu akan disumbangkan ke Ponorogo dalam bentuk pakaian, sembako, dan lainnya. (*)

Sumber : tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: