Ini Jawaban Pemkab Soal Nasib Anak-anak Korban Longsor Ponorogo

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Nasib 7 anak korban longsor yang menjadi korban longsor masih belum jelas. Pasalnya sampai sekarang pihak Pemkab Ponorogo mengaku hingga kini belum memiliki jalan keluarnya.

Hal itu diungkapkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran. Dia mengaku belum mengetahui secara persis bagaimana teknis penanganan anak-anak korban longsor ini.

"Itu (anak-anak) akan kita berikan perhatian khusus, tapi kita belum tahu skenarionya seperti apa. Masak yang tua kita perhatikan masak yang yatim piatu seperti itu tidak. Tapi memang belm,"kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, saat dikonfirmasi di lokasi bencana, Rabu (11/4/2017).

Menurutnya, penanganan itu pasti dilakukan.  Tapi pelan-pelan, mengingat banyak yang perlu dibenahi pihak Pemkab Ponorogo.

Sehingga, lanjut dia, hingga kini teknis penanganan anak-anak yang kini sebatang kara itu belum sepenuhnya terfikirkan oleh Pemkab Ponorogo.

"Jangan maksalah. Kalau usul teman-teman wartawan apa? Disekolahkan, oke kita sekolahkan sampai lulus sampai selesai kuliah," ungkap Ipong dengan nada sedikit kesal.

Ditanya terkait apakah anak-anak yang kedua orang tuanya meninggal karena tertimbun material longsor, Ipong menjamin hal tersebut. Dia memastikan jika empat anak-anak ini juga akan mendapatkan rumah permanen di tempat relokasi. "Pasti dapat. Mereka juga akan kita bangunkan rumah permanen seperti korban lainnya," tandas Ipong. (mit/kun)

Sumber : beritajatim.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: