Jangan Usik Gunung Lawu!

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MAGETAN – Rencana eksplorasi geotermal di Gunung Lawu terus mendapat penolakan, meski titik sisi timur yang bakal dilakukan pengeboran disebut-sebut sangat kecil. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Magetan dengan tegas menyatakan Lawu tidak boleh diusik lewat eksplorasi panas bumi.

Ketua dewan pengurus daerah (DPP) KNPI Magetan Wahyudi mengatakan, pihaknya

sudah mendatangi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Dari pemaparan Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi pihaknya masih memiliki catatan yang bisa dijadikan alasan penolakan.

Alasannya, konsultasi yang dilakukan bersama Komisi D DPRD Magetan dan sejumlah satker itu masih belum tuntas. Pihaknya masih menyimpan pertanyaan yang belum terjawab karena keterbatasan waktu. ‘’Soalnya, konsultasi waktu itu hanya berlangsung selama dua jam. Jadi, terbatas sekali,’’ ujarnya, kemarin (23/4).

Dia menyebut, salah satu catatan itu terkait sejauh mana matangnya persiapan eksplorasi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) selaku pemenang tender proyek. Pihaknya tidak ingin ada kejadian macet dalam proses pembukaan lahan untuk eksplorasi. Sebab, hal itu berpotensi menimbulkan kerusakan alam. ‘’Ambil contoh dengan kejadian eksplorasi geotermal di Gunung Slamet. Jadi, butuh persiapan matang,’’ tuturnya.

Menurut Wahyudi, eksplorasi panas bumi demi ketersediaan energi listrik di masa depan belum mendesak. Ada opsi lain yang bisa diambil pemerintah pusat. Yakni, pemanfaatan kincir angin dan solar system. ‘’Pembangunan kincir angin itu bisa diterapkan di pantai selatan. Menurut kami, itu opsi yang lebih pas ketimbang harus mengebor gunung,’’ katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap membuka peluang jika pemerintah pusat menghendaki proyek berlanjut. Dengan catatan, dilakukan sosialiasi kepada masyarakat yang terdampak. Selain itu, rapat dengar pendapat (RDP) di tingkat pemangku kebijakan yang lebih tinggi. ‘’Harus ada hearing antara dewan dengan pemkab dan aktivis atau komunitas yang gencar melakukan penolakan,’’ tandasnya. (cor/isd)

Sumber : radarmadiun.co.id
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: