Pemerintah Bangun Rumah Tipe 48, Untuk korban longsor di Desa BanaranPulung

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Ponorogo - Pemprov Jawa Timur bersama Pemkab Ponorogo akan memberikan bantuan tempat tinggal hingga uang jaminan hidup (Jadup) bagi korban longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Selain itu, korban juga akan mendapatkan rumah tipe 48.

"Luas tanahnya 8x6 meter persegi. Itu luas loh," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (13/4/2017).

Lahan 8x6 m2 itu akan dibangun rumah dengan tipe 48. Rumah tersebut untuk 36 kepala keluarga (KK) korban longsor. Namun, yang sudah siap 24 KK. Sedangkan sisanya masih dicarikan lahan.

"Lahannnya yang mencari Pemkab Ponorogo. Nanti kami dari provinsi bekerjasama dengan dengan TNI. Dikerjakan TNI setelah tanahnya sudah siap," tuturnya.

Setiap pembangunan rumah di atas lahan 6x8 meterpersegi, diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 85,24 juta. "Tanah untuk rumah juga diberikan cuma-cuma," katanya.

Lahan untuk pembangunan rumah 24 KK itu sudah ada. Mereka minta dibangunkan di tanah milik kerabatnya. Sementara 12 KK lainnya, masih diupayakan oleh Pemkab Ponorogo untuk dicarikan lahannya.

"Bisa saja pakai tanah kas desa dulu. Nanti tanah kas desa akan dicarikan penggantinya," terangnya.

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo menambahkan, pemerintah memberikan jaminan hidup (Jadup) sebesar Rp 900 ribu per bulan per jiwa. Jadup tersebut diberikan selama 6 bulan, untuk 108 jiwa yang terdiri dari 36 KK.

Sedangkan bagi korban meninggal dunia, masing-masing mendapatkan santunan dari pemerintah sebesar Rp 10 juta.

"Diberikan langsung ke ahli warisnya," jelasnya sambil menambahkan, 220 jiwa yang bertempat tinggal di daerah zona merah (rawan longsor), juga akan mendapatkan jadup.

"Bantuannya selama tiga bulan," tandasnya.

Sumber : detik.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: