Posting Kecurangan USBN, Siswi SMKN 3 Padang Sidempuan Diintimidasi Guru Hingga Nekat Bunuh Diri

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Amelia Nasution, 19 tahun, siswi SMKN 3 Padang Sidempuan nekat bunuh diri karena mendapat intimidasi dari oknum guru.

Intimidasi tersebut terjadi lantaran Amelia dan dua orang temannya mengungkap kecurangan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) di SMKN 3 Padang Sidempuan dan mempostingnya di media sosial.
Amelia Nasution semasa hidup (MUDANEWS)

“Sebagaimana laporan yang kami terima, benar ada kasus bunuh diri yang terjadi,” terang Kapolres Padang Sidempuan AKBP Andy Nurwandy, Kamis (13/4/2017).

Ya, laporan terhadap polisi itu dilakukan orang tua Amelia Nasution Rabu (12/4/2017) kemarin. Laporan itu merupakan buntut dari meninggalnya Amelia pasca dirawat selama beberapa hari usai nekat minum racun.

“Korban yang sempat dirawat selama beberapa hari di rumah sakit meninggal dunia, ayahnya kemudian melapor. Racun yang ditenggak korban racun untuk rumput,” kata Andy.

Sebelum siswi SMKN 3 Padang Sidempuan Amelia Nasution nekat bunuh diri, ia disebutkan diintimidasi usai memposting kebocoran kunci jawaban yang dilakukan gurunya di sekolah.

Amelia dan dua temannya itu kemudian dipanggil pihak sekolah. Disebutkan ada guru SMKN 3 Padang Sidempuan yang kemudian mengintimidasi ketiganya.

Tak kuasa dan takut dengan intimidasi itu, Amel akhirnya nekat menenggak racun untuk rumput.

“Kaitannya dengan USBN, masih harus kami dalami dahulu. Namun sesuai dengan laporan orangtua korban, yang bersangkutan almarhum akibat adanya intimidasi,” ujar dia.

Sementara itu, Kemendikbud menyatakan bahwa penyelidikan kasus tewasnya siswi SMKN 3 Padang Sidempuan usai mendapat intimidasi gurunya masih berjalan.

“Masih dalam proses penyelidikan, Irjen belum memberikan laporan karena belum selesai, masih diinvestigasi,” tutur Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Ari Santoso.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: