Santri Korban Banjir di Wana Wisata Grape Dapat Asuransi Jiwa Rp 15 Juta per Orang

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN - KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Madiun selaku pengelola Wana Wisata Grape yang berlokasi di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun akan membayarkan klaim asuransi jiwa bagi korban meninggal dalam insiden hanyutnya enam santri MTS Bani Alimursad, Magetan, Senin (10/4/2017) lalu.
Jenazah Ah Sahnul Fuad (14), salah satu santri korban yang tewas karena hanyut di Sungai Grape, Madiun, saat dipulangkan ke keluarganya, Senin (10/4/2017).

Nilai klaim asuransi yang diberikan adalah sebesar Rp. 15 juta per orang.

"Kami sudah ajukan klaim asuransi bagi korban meninggal ke PT Amanah Gita Surabaya, anak perusahaan milik Perhutani. Masing-masing Rp. 15 juta," kata Administratur (Adm) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun, Anis Kusnandar saat ditemui, Selasa (11/4/2017) malam.

Dikatakannya, selain mendapatkan uang asuransi, KPH Madiun juga akan memberikan bantuan uang untuk biaya pemakaman Rp 2,5 juta bagi masing-masing korban.

Dikatakanya, Wana Wisata Grape dikelola KPH Madiun bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan pemerintah Desa Kresek.

Setiap pengunjung Wana Wisata Grape dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 5000. Dari harga tiket tersebut, Rp. 500 digunakan untuk biaya asuransi.

Sumber : tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: