Astaga !! Pelajar SMP di Madiun Ini Kena Razia Saat Asik Nge Bir di Room Karaoke

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN - Gelaran razia tempat hiburan malam (THM) bersandi Operasi Waspada Wira Piso oleh aparat gabungan TNI-Polri Kota Madiun pada Minggu (21/5) dini hari kemarin mau tidak mau menampar dunia pendidikan kota setempat.

Bagimana tidak, sembilan pelajar SMP terjaring razia lantaran kedapatan nge-room salah satu ruang rumah karaoke. Petugas gabungan yang menyasar Cafe K5 Karaoke di Jalan Basuki Rahmat Kota Madiun itupun dibuat terkejut.

12 anak baru gede (ABG) asik sing song THM yang berlokasi tepat di seberang kantor Kelurahan Oro - Oro Ombo itu. Pun, sejumlah botol bir berkadar alkohol dibawah lima persen ada diatas meja.

Mengetahui adanya razia, para ABG yang terdiri dari empat remaja putri dan delapan remaja putra itu kaget bukan kepalang. Petugas yang setengah tidak percaya segera meminta identitas mereka satu persatu.

Namun, tidak semuanya bisa menunjukkan. Hanya satu remaja cewek dan dua remaja cowok yang mampu menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP). Sembilan lainnya tidak mengantongi tanda pengenal.

Alhasil, kesembilan remaja tanpa identitas tersebut langsung digelandang petugas ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun Kota.

‘’Dari hasil keterangan yang didapat, mereka yang diamankan ternyata masih duduk di bangku SMP,’’ ungkap Kasat Reskoba Polres Madiun Kota AKP Sukono.

Kendati demikian, Sukono menegaskan jika sembilan ABG itu tidak sampai ditindak. Mereka hanya sekadar didata dan diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

‘’Selanjutnya mereka kami pulangkan ke rumah masing-masing. Orang tua mereka satu per satu kami panggil,’’ terangnya.

AM, salah seorang ABG yang terjaring razia, mengungkapkan jika acara karaokean dan pesta bir itu dilakukan untuk merayakan ulang tahun salah seorang temannya. Dirinya mengaku hanya sekadar diundang.

Dirinya tidak menyangka jika bakal ada razia. Dengan menunduk, AM mengaku menyesal dengan kejadian yang baru dialaminya. Sepulang dari kantor polisi, dia mesti bersiap menerima pembinaan dari orang tuanya.

‘’Saya hanya ikut saja karena diundang,’’ akunya. (her/ota/jprm)

Sumber : jawapos.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: