Bejat, Kakak Beradik di Ngawi Ini Mesum Setubuhi Kembang Desa

Sponsored Ad

Sponsored Ad
NGAWI – Setan mungkin sudah merasuki pikiran kakak beradik asal Desa/Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Buktinya, keduanya kompak berlaku mesum. Ironisnya korbannya gadis dibawah umur.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ngawi, peristiwa memilukan itu terjadi senin (1/5) dinihari. Awalnya, MA dan adiknya AA serta AS bersepakat menggelar pesta miras bersama dengan RA.
Tiga tersangka pelaku persetubuhan gadis dibawah umur tertunduk malu saat digelandang petugas. Loditya Fernandez/Radar Ngawi 

Rumah duo MA dan AA ditetapkan sebagai lokasi pesta miras. AS melontarkan ide mengundang cewek untuk menghangatkan suasa pesta miras yang bakal digelar. Ide tersebut diamini duo MA-AA bersaudara.

Tanpa menunggu waktu, AS segera mengirim Short message service (SMS) kepada Bunga, 15 dan Mekar, 17, duo kembang desa setempat. Pucuk dicita ulampun tiba, kedua gadis yang sedang mekar itu menyanggupi untuk datang ke pesta miras itu.

‘’Kedua korban (Bunga dan Mekar, red) dijemput di Pos Kamling tidak jauh dari rumahnya, pada minggu malam sekitar pukul 23.00,‘’ ungkap Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Andy Purnomo.

Andy -sapaan akrab Andy Purnomo - mengungkapkan jika dugaan pencabulan terjadi dua jam setelah pesta miras digelar. Awalnya, AA yang pertama kali mengajak Mekar ke kamar. Mungkin karena sudah teler, gadis cantik berusia 17 tahun itu hanya hooh saja.

MA, sang kakak tidak berusaha mencegah saat melihat adiknya mengandeng Mekar ke kamar. Pemuda 24 tahun itu malah membujuk Bunga untuk melakukan adegan layak sensor seperti yang dilakukan adiknya itu.

Setali tiga uang, Bunga yang dalam kondisi terpengaruh miras juga tidak menolak ajakan tak senonoh MA. Keduanya pun menyusul masuk kamar. Setelah puas  melampiaskan nafsu binatangnya MA keluar kamar.

‘’Setelah MA keluar kamar , AS masuk dan menyetubuhi Bunga, dan MA sempat mengintipnya dari pintu kamar,’’ paparnya.

Rahmad Ariadi tidak mengikuti perbuatan bejat ketiga temannya itu. Pasalnya, pemuda 23 tahun tersebut sudah teler karena terlalu banyak menenggak miras.

RA tidak mengetahui persetubuhan tersebut. Keesokan harinya ketiga tersangka persetubuhan itu memulangkan Bunga dan Mekar ke rumah masing-masing.

‘’Diantarkan pulang dengan menggunakan sepeda motor,’’ katanya.

Sumber : jawapos.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: