Brosong, Merpati Asal Tulungagung Siap Go Internasional

Sponsored Ad

Sponsored Ad
TULUNGAGUNG – Satu lagi potensi Tulungagung terkuak. Ya, merpati Brosong. Jenis Merpati ini berbeda dari merpati pada umumnya. Selain memiliki bulu yang unik dan jambul, postur tubuh Brosong nampak lebih besar dan tidak begitu tinggi.

Di Tulungagung sendiri jenis merpati Brosong mulai digemari komunitas pecinta merpati. Salah satunya adalah Komunitas Merpati Endemik Tulungagung (KOMET).

Dari keterangan Udin (30), salah satu anggota KOMET, komunitasnya ini baru berdiri satu tahun lalu, tepatnya 17 agustus 2016 dan bermarkas di Desa Tenggur, Rejotangan, Tulungagung.

Kendati tergolong komunitas baru, KOMET yang mengusung merpati Brosong sebagai atlet lomba mampu menyabet juara nasional. “Prestasi yang pernah diraih juara nasional Malang 2016 dan juara nasional Ponorogo 2017,” ungkap Udin, pada Tulungagung TIMES, Rabu, 16/5/2017.

Pria yang punya akun facebook Udin sedunia ini juga mengisahkan bahwa jenis burung merpati ini hanya ada di Tulungagung dan sekitarnya. Tapi saat ini kualitas yang bagus hanya ada di Tulungagung.

Udinbeserta komunitasnya berharap kedua mermati brosong yang diberi nama Zero (juara Malang) dan Bayu (juara Ponorogo) bisa go internasioanal. “Harapan kedepanya pengen merpati Brosong bisa go internasional” pungkas Udin.

Sumber : jatimtimes.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: