Dilarang Kakek, Bocah ini Ngotot Kejar Layangan Putus, Akibatnya Sangat Tragis dan Bikin Merinding

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SITUBONDO - Seorang bocah berusia tujuh tahun di Situbondo, tewas secara tragis, Senin (1/5/2017).

Bocah bernama Rifki tewas seketika setelah tubuhnya terlindas truk tronton di jalan Raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

Peristiwa tragis itu terjadi pada saat korban berusaha mengejar layangan putus hingga menyeberang jalan raya.
Bocah tujuh tahun di Situbondo yang tertabrak truk tronton saat dievakuasi ke mobil ambulan, Senin (1/5/2017).

Sementara itu, truk tronton nopol L 9110 UG yang dikemudikan Ajis M (25) warga Desa Punjul, Kecamatan Posoklaten, Kediri, melaju dari arah barat.

Namun karena tidak diketahui, bocah malang itu tiba tiba keluar dari jalan kecil dan terus berlari menyeberang jalan raya dan masuk kedalan kolong truk hingga tubuhnya terlindas dengan kondisi ususnya terburai.

Bocah malang yang diketahui ditinggal merantau oleh kedua orang tuanya itu langsung tewas seketika di lokasi kejadian.

Ajis M, Sopir Truk Tronton mengaku, dirinya benar-benar tidak menyangka kalau bocah yang masih sekolah SD itu tiba-tiba lari ke jalan raya, pada saat truk yang dikemudikannya melaju dan menabraknya.

"Waktu itu dia berlari dari arah selatan keluar dari gang, belum sempat saya klakson dia sudah masuk ke kolong dan terlindas truk,” ujarnya.

Bahkan sebelum insiden tragis dan mengenaskan itu terjadi, kakek korban, Asum (50) sudah melarang dan menghalangi cucunya untuk tidak mengejar layangan yang putus dan jatuh diseberang jalan raya.

"Saya sudah menyuruhnya pulang dan melarang mengejar layangan putus. Tapi cucu saya tetap berlari mengejar layangan putus. Ya namanya sudah apes, mau bagaimana lagi,” kata Asum, kakek Rifki saat di RSUD Abdoer Rachem Situbondo.

Untuk kepentingan penyelidikan, petugas laka lantas Polres Situbondo, mengamankan truk kontainer dan sopir untuk dimintai keterangan.

Selain itu, polisi juga mengevakuasi jasad siswa yaang masih duduk di bangku TK itu ke RSUD Abdoer Rahem untuk divisum.

Kanit Laka Lantas Polres Situbondo, Iptu Sutanto mengatakan, kecelakan yang menewaskan bocah tujuh tahun itu diduga karena korban tidak memperhatikan arus kendaraan saat menyebrang jalan raya pada saat mengejar layangan putus.

Selain itu, untuk kepentingan proses penyidikan pihaknya telah mengamkan sopir truk dan mencari saksi di lokasi kejadian kecelakaan.

"Untuk pastinya masih kita selidiki, truk dan sopirnya kita amankan untuk dimintai keterangan. Sedang korbannya sudah dibawa keluarganya untuk dimakamkan,” tegasnya. (Surya/Izi Hartono)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: