Hanya Karena Ingin Dianggap Jagoan,Berani Lempari Kereta Api

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN - Ulah enam anak- anak asal Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun memang keterlaluan. Selain menggangu kenyamanan orang lain,  juga membuat orang tua mereka menanggung repot.

Bagaimana tidak, lantaran ulahnya melempari kereta api (KA) Kahuripan yang melintas keenam bocah berinisial Ara, 13; Fir, 11; Edm, 11; Wah, 8; Fan, 11; dan Ito, 12 harus berurusan dengan polisi.

In setelah kaca sebelah kanan gerbong ekonomi 4/3 E KA Kahuripan yang melintas di Stasiun Babadan pada hari Sabtu (27/5) sekitar pukul 06.20 diketahui retak. Keenamnya lantas diamankan Polsus KA dan sempat dibawa ke Polsek Nglames.

Di Polsek Nglames, keenam anak itu mengaku sekadar iseng. Mereka rupanya sedang taruhan, siapa yang lemparannya bisa tepat mengenai KA maka dianggap jagoan.

Meski tidak ditahan, mereka tetap dimintai keterangan dengan menghadirkan orang tua masing-masing untuk mendapatkan pengarahan. Dengan begitu, mereka diharap tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

‘’Ini untuk memberikan efek jera. Agar tidak ada anak lain yang ikut melempari kereta yang lewat,’’ terang Manajer Hukum PT KAI Daop VII Slamet Riyadi

Kapolsek Nglames AKP Sugeng Setya Trisna menjelaskan, dari keenam anak yang diamankan itu tidak semuanya melempari kereta. Dua anak sudah dipastikan menjadi pelaku pelemparan.

Bocah-bocah yang baru selesai menunaikan ibadah salat Subuh itu awalnya hanya bermain di pinggiran rel KA. Melihat ada tong yang digantung di crane untuk pembangunan double track KA Jombang – Madiun, mereka tertarik untuk melemparinya.

Namun, dalam waktu yang bersamaan KA Kahuripan melintas. Mereka pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk melempari KA itu hingga dua kali.

‘’Lokasinya 500 meter di timur Stasiun Babadan,’’ bebernya.

Akibatnya, PT KAI Daop VII harus menanggung rugi Rp 2,7 juta. Kaca yang retak terkena lemparan batu itu harus diganti. Namun, insiden itu tak sampai membuat KA Kahuripan berhenti.

‘’Kami akan dalami perkara ini dan menyelesaikannya secara diversi,’’ pungkasnya. (bel/fin/jprm)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: