Hina kapolri di Instagram, MS warga Bangkalan diciduk polisi

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Bangkalan - Tersangka, MS, warga Jalan Kemuning, Desa Martaja, Kelurahan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, yang melakukan penghinaan terhadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dijerat undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

MS ditangkap setelah memberikan komentar di akun media sosial Instagram milik Divisi Humas Mabes Polri. Dia menyamar menggunakan akun Instagram menggunakan nama bog.olshop.

"Komentar penghinaan terhadap pejabat kepala negara, dalam hal ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Komentar penghinaan terhadap tersangka dilakukan tanggal 4,5 dan 6 Mei 2017," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Senin (29/5).

"Dengan ini, jelas masuk kategori teknologi dan informasi. Maka tersangka dijerat dengan pasal undang-undang ITE," tambah perwira tiga melati di pundak tersebut.

Pemuda hina Kapolri 2017 merdeka.com/masfiatur rochma


Menurutnya, tidak hanya tersangka MS saja yang bisa dijerat undang-undang ITE. Tapi, semua masyarakat yang memberikan komentar dengan nuansa ujaran kebencian, SARA, dan penghinaan di media sosial bisa dijerat, dan dilaporkan.

"Saya harapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam berkomentar di media sosial. Agar tidak dilaporkan ke kantor polisi," ujarnya.

"Polisi juga akan memberikan tindakan tegas menangkap kepada siapapun yang melakukan ujaran kebencian, menyebabkan menimbulkan SARA, dan penghinaan," pungkas dia. [bal/ merdeka.com]
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: