Kuras Harta Majikan Di Jakarta, Perempuan Asal Walikukun Ngawi Di Ciduk Polisi

Sponsored Ad

Sponsored Ad
NGAWI - Ada saja modus kejahatan sekarang ini dengan nyaru sebagai pembantu pun dilakukan. Seperti yang dilakukan STS perempuan berusia 31 tahun ini terpaksa ditangkap petugas kepolisian di kampung halamanya Dusun/Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur, sekitar pukul 10.30 WIB pada Selasa siang, (02/05).
STS berhasil diamankan petugas dari rumahnya di Desa Walikukun

Kanit I Resmob Polres Ngawi Ipda Tri Boy AS mengatakan, pihaknya bersama Tim Resmob Polres Jakarta Selatan berhasil mengamankan STS setelah diduga melakukan tindak pencurian harta milik seorang majikan di wilayah Jakarta Selatan pada 20 Maret 2017 lalu. Jelasnya, STS berhasil disergap petugas tanpa perlawanan ketika bersantai dirumahnya seorang diri.

“Dia hanya bisa pasrah dan mengakui seluruh perbuatanya selama ini di Jakarta yang pura-pura sebagai pembantu,” terang Ipda Tri Boy AS, Selasa (02/05).

Dari tangan STS jelasnya, berhasil diamankan sejumlah barang bukti seperti satu buah laptop merek Acer, satu gelang emas 2 gram, satu kalung emas 2 gram, satu cincin emas 3 gram dan belasan foto copy KTP yang diduga kuat palsu. Ditambahkan, sesuai kronologinya STS berhasil membawa kabur barang berharga milik majikan setelah ditinggal ke luar negeri.

“Terduga pelaku ini baru dua hari bekerja di rumah majikanya itu. Pas majikanya ke luar negeri STS ini mencuri barang-barang berharga itu dan langsung kabur. Ditempat lain STS ini juga mengakui telah melakukan aksi serupa di lima tempat berbeda,” bebernya.

Sementara itu AKP Andy Purnomo Kasatreskrim Polres Ngawi membenarkan, jika timnya bersama Tim Resmob Polres Jakarta Selatan berhasil mengamankan STS. Disebutkan pula selain menggasak beberapa barang berharga milik majikan di Jakarta Selatan aksi STS tersebut juga dilakukan di beberapa tempat sejak tahun 2008.

“Setelah berhasil ditangkap dan diinterogasi sesaat yang bersangkutan (STS-red) langsung dibawa petugas ke wilayah Jakarta Selatan karena lokasi TKP nya memang disana. Dan perlu diketahui sesuai domisilinya STS ini menetap di wilayah Kecamatan Parung, Bogor,” jelas AKP Andy Purnomo. (pr)

Sumber : siagaindonesia.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: