Menengok Kebiasaan Warga Pasuruan Sambut Ramadan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Pasuruan - Bulan suci Ramadan yang segera tiba disambut suka-cita umat muslim. Warga Kabupaten Pasuruan memiliki kebiasaan unik menyambut bulan puasa, yakni mencuci karpet bersama (berjamaah) di kolam pemandian alam.
Warga Beramai-ramai mencicu karpet/Foto: Muhajir Arifin

Kebiasaan mencuci karpet masjid dan musala, ini dilakukan di kolam sumber air Umbulan, Desa Umbulan, Kecamatan Winongan. Airnya yang jernih dan terdapat kolam yang luas memudahkan warga mencuci karpet berbagai ukuran.

Karpet yang dibawa tinggal dimasukkan air, lalu disikat kemudian dibilas dan dijemur. Pekerjaan yang sangat susah jika dilakukan di rumah tersebut menjadi sangat mudah dilakukan di kolam Umbulan.

Maka tak heran jika sepekan menjelang Ramadan, setiap hari kolam Umbulan selalu dipenuhi puluhan bahkan ratusan warga dari beberapa penjuru Pasuruan. Mereka berbondong-bondong membawa karpet, sajadah, hingga mukena dan tirai untuk dicuci di kolam. Karena besarnya kolam, warga tak perlu antre dan bisa memilih dimanapun tempat untuk mencuci.
Warga Beramai-ramai mencicu karpet/Foto: Muhajir Arifin

Setelah mencuci, warga bisa melepaskan penat dengan mandi di kolam yang airnya sangat jernih. Warga juga bisa menikmati kopi maupun kue-kue tradisional yang di warung-warung sederhana yang ada di lokasi ini.

Pemandangan warga mencuci karpet bersama ini bisa dilihat hingga dua hari menjelang Ramadan. Selain warga yang mencuci karpet musala, banyak juga remaja masjid dan santri pesantren yang mencuci karpet masjid dan karpet pondok.

"Kami rombongan dari remaja masjid di Pasrepan, ada 40 orang. Ya kebiasaan cuci karpet di sini karena lebih mudah dan lebih bersih," kata Safii, salah seorang warga yang mencuci karpet, Sabtu (20/5/2017).

Ahmad Syarori, santri pondok pesantren di Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan setiap tahun ia dan temannya selalu mencuci karpet di Umbulan. Biasanya ia datang pagi hari dan siang hari sudah kering dan bisa dibawa pulang.
Warga Beramai-ramai mencicu karpet/Foto: Muhajir Arifin

Sumber air Umbulan yang disebut memiliki kualitas air terbaik di Indonesia ini debitnya terus menyusut. Karena kualitas airnya tersebut tahun ini, pemerintah pusat akan memanfaatkannya sebagai Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan yang rencananya akan dimulai tahun ini.

Proyek ini bertujuan mengalirkan air curah dengan kapasitas produksi sebesar 4.000 liter air per detik dengan jaringan sistem transmisi dari mata air Umbulan ke lima PDAM di Provinsi Jawa Timur, yaitu masing-masing PDAM Surabaya, PDAM Kabupaten Pasuruan, PDAM Kota Pasuruan, PDAM Sidoarjo dan PDAM Kota Gresik. SPAM Umbulan akan mengoperasikan jaringan pipa transmisi sepanjang 92.3 km melewati 16 titik pasokan.

"Katanya kalau ada proyek, kebutuhan air warga akan dipenuhi, jaringan pipa akan dibangun. Kolam pengganti juga janjinya akan dibangun," kata salah seorang warga.

Sumber : detik.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: