Paman Ungkap Perubahan Sikap INS Pelaku Bom Kampung Melayu dalam 2 Tahun Terakhir

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Bandung - Sosok INS terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta berubah sikap semenjak 2 tahun terakhir. INS dikenal lebih agamis.
Barang-barang yang disita dari rumah kontrakan INS, terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jaktim (Foto: Dony Indra R/detikcom)

"Dua tahun yang lalu, dia jadi lebih agamis. Seperti memperdalam agama," ucap paman INS, Yuniar Hidayat (40), saat ditemui di sela-sela penggeledahan di kediamannya di Jalan Cibangkong RT 02 RW 07 Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jabar, Kamis (25/5/2017).

Sepengetahuan Yuniar, INS mengikuti kegiatan keagamaan. Hanya saja, ia tidak mengetahui secara jelas terkait kegiatan keagamaan yang diikuti INS.

"Dia sepertinya ikut pengajian, cuma kita enggak tahu ikut dimana-mananya. Dia orangnya sejak dahulu memang pendiam jadi enggak banyak ngobrol sama keluarga juga," katanya.

Selain itu, Ichwan juga diketahui kerap pergi keluar rumah bersama teman-temannya. Bahkan, Ichwan sempat dalam beberapa hari tidak pulang ke rumah.

"Sering pergi sama temennya beberapa hari tapi enggak pernah nyebut kemana-kemananya," katanya.

 Sebelum ditemukan tewas dan diduga menjadi pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, INS berpamitan kepada keluarga pergi ke Tasikmalaya.

Paman INS, Yuniar Hidayat (40), menuturkan keponakannnya tidak berpamitan secara langsung kepada ibu atau keluarga besarnya. Ia hanya berpamitan kepada istrinya untuk pergi pada Sabtu (20/5/2017).

"Dia bilang ke istrinya. Saya tahu dari istrinya. Bilangnya mau ke Tasikmalaya bantuin konfeksi temannya," kata Yuniar saat ditemui di sela-sela penggeledahan rumah INS di Jalan Cibangkong RT 02 RW 07 Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jabar, Kamis (25/5).

Yuniar menambahkan INS juga diketahui mengalami sakit tifus sebelum diketahui pergi dari rumah.
Rumah INS di Jalan Cibangkong RT 02 RW 07 Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, diberi garis polisi. Diduga penghuni terkait dengan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur. (Dony Indra R/detikcom)

"Waktu hari Jumat-nya saya mau nengok, cuma katanya sudah sembuh dan dapat kabar lagi Sabtu sudah pergi," ujar Yuniar.

Dia juga tidak mengetahui secara jelas soal kepergian INS. "Istrinya yang tahu. Dia nggak bawa motor. Biasanya kalau ke mana-mana suka bawa motor," tuturnya.

Keluarga baru mendapat kabar tentang INS tadi pagi saat polisi mendatangi kediaman INS. Polisi langsung menunjukkan foto terduga pelaku bom bunuh diri, yang dikenali oleh keluarga.



Sumber : detik.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: