Pedagang Menantang Maut Selamatkan Barang Dagangannya

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Peristiwa kebakaran Pasar Songgolangit Kbupaten Ponorogo, Minggu (14/5) mengejutkan sejumlah pedagang dan warga sekitar lokasi kejadian. Terlebih, nyala api cepat membesar lantaran tiupan angin cukup kencang.

Dari pemantauan Jawa Pos Radar Ponorogo, kobakaran api pertama kali terlihat berkobar di atap pasar tradisional tersebut. Dua unit mobil pemadam kebakaran (PMK) milik Pemkab tak kuasa membendung amukan si jago merah.

Satu Unit mobil PMK milik BPBD setempat yang datang membantu pun sempat kesulitan menjinakkan api. Maklum, waktu itu api sudah terlanjur membesar. Titik api yang diperkirakan berasal di bagian selatan pasar mulai merembet ke bagian tengah pasar.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian juga dibuat sibuk mengatur lalu lintas dan mengatur warga serta pedagang yang mulai memadati sekitar lokasi kebakaran. Terlebih, sejumlah pedagang dibantu warga nekat masuk ke dalam pasar bagian utara untuk menyelamatkan barang dagangnnya.

Ketika itu, api masih membakar sisi selatan pasar. Mengetahui hal ini, polisi pun mencegah upaya nekat warga dan pedagang. Melihat kencanganya tiupan angin, dikhawatirkan juga merembet ke sisi sebelah utara pasar.

Tidak hanya itu, polisi mulai menutup sejumlah titik akses jalan masuk menuju Pasar Songgolangit. Warga yang mendekat dihalau untuk menghindari korban jiwa juga mempermudah proses pemadaman oleh petugas PMK dan BPBD setempat.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Songgolangit Sigit Priyono yang berada di lokasi kejadian mengaku belum tahu penyebab pasti kebakaran. Dirinya mengungkapkan jika api mulai berangsur padam pukul 22.30 Wib.

Saat ditanya perkiraan kerugian, Sigit hanya bisa menggeleng pertanda tidak tahu. Pun padanganan matanya terus mengamati kebakaran yang menghanguskan psar yang menjadi wilayah tanggung jawabnya.

‘’Saat ini masih fokus proses pemadaman,’’ ujarnya singkat (tif/jprm)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: