Semaraknya Pawai Obor Menyambut Ramadan di Madiun

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN – Semarak menyambut Ramadan mulai terasa beberapa hari terkahir. Meski belum ditetapkan, penetapan awal puasa bagi umat muslim diprediksi bersamaan, yakni jatuh pada Sabtu (27/5).
Bagas Bimantara/Radar Madiun Ratusan warga Kota Madiun mengikuti pawai obor menyambut datangnya Bulan Ramadan

Prediksi itu didasarkan pada posisi hilal saat ini sudah di atas 2 derajat. Baik itu dihitung menggunakan metode Rukyatul Hilal maupun patokan Imkanur Rukyah.

‘’Jadi, Jumat malam (26/5) warga sudah mulai menjalankan Salat Tarawih,’’ kata Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo, Rabu (24/5).

Kendati demikian, pemerintah melalui kantor kementerian agama (kemenag) setempat tetap menunggu hasil Rukyatul Hilal. Rencananya Rukyatul Hilal bakal digelar pada Jumat mendatang (26/5) di Gunung Sekekep, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

‘’Kami masih menunggu Rukyatul Hilal pada 26 Mei mendatang. Kalau memang terlihat, kemungkinan puasa bakal dimulai pada Sabtu (27/5),’’ terangnya.

Tadi malam antusiasme warga muslim Kota Madiun dalam menyambut datangnya Bulan Suci diawali dengan pawai obor. Kegiatan yang digagas MUI itu diikuti para santri beserta seluruh pelajar madrasah dan sekolah di Kota Madiun. Masyarakat setempat tak ketinggalan ikut

‘’Kegiatan ini sudah seperti tradisi sejak zaman dulu untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan,’’ ungkap Sutoyo.

Selain menyambut Ramadan, lanjut Sutoyo, pawai obor juga dimaknai sebagai jembatan untuk mempersatukan umat Islam dalam kerangka keutuhan NKRI. Dia berharap kegiatan serupa bisa digelar pada tahun depan.

‘’Ini merupakan kegiatan pertama. Harapannya tahun depan juga bisa diadakan. Tapi leading-nya adalah pemkot,’’ pungkasnya. (her/ota/jprm)

Sumber : jawapos.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: