Belum Ada Payung Hukum, Santunan Yang dijanjikan Bupati Untuk Pedagang Pasar Legi Ponorogo Tidak Jelas

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Ponorogo - Rencana Santunan sebesar 1.5 Milyar Rupiah yang dijanjikan bupati Ponorogo Ipong Mukhlisoni kepada para pedagang korban kebakaran pasar legi songgolangit, terkendala aturan.

Kepala dinas sosial kabupaten Ponorogo Sumani memastikan bahwa kementerian sosial pusat tidak dapat mengucurkan dana karena bukan menjadi ranahnya. Hal ini disebabkan kebakaran terjadi diluar daerah permukiman, kecuali jika terdapat korban jiwa.

Adapun  rencana santunan yang akan diambilkan dari dana tak terduga atau DTT APBD Ponorogo oleh Bupati, dan dinas sosial sebagai leading sectornya, Sumani menyatakan siap mengajukannya. Namun hingga saat ini pihaknya mengaku belum mendapat rekomendasi dan arahan dari Bupati, termasuk menyangkut kepastian status kebakaran yang belum jelas. Apakah masuk kategori bencana atau musibah.

“Bisa tidaknya kita belum mengkaji, apakah bencana atau musibah, kalau pak Bupati sudah memutuskan ya kita ajukan saja, hanya kalau dari kementerian Sosial Jelas tidak ada” Tutur Sumani kepada RRI, Sabtu (03/06/2017) .

Diberitakan sebelumnya Pihak dinas Pendapatan, pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) juga menyebut peristiwa kebakaran merupakan kelalaian dan bukan kebencanaan sehingga kemungkinan sulit mencairkan dana sebagai bantuan kemanusiaan atau santunan. Senada dengan dinas sosial,  DPPKAD menyatakan siap mengajukan dan mencairkan sampai menyalurkan apabila aturan dan prosedurnya memungkinkan.

Seperti Diketahuai kerugian para Pedagang pasar legi songgolangit akibat kebakarn hebat yang terjadi pada 14 mei lalu mencapai 19.6 miliar rupiah. Angka tersebut didapat dari pendataan yang dilakukan oleh Dinas perindustrian  dan perdagangan setempat. (YAF)

Sumber : rri.co.id
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: