Curi Motor, Sugeng Alias koplak Residivis Narkoba Asal Ngrayun Ini Ditembak Petugas

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Sugeng (25) Alias koplak, yang juga seorang residivis ditembak tim buru sergap (Buser) Polres Ponorogo.

Kaki kiri Sugeng terpaksa ditembak petugas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap, di sekitar Pasar Songgolangit, Rabu (14/6/2017) malam.

Kanit Reskrim Polres Ponorogo, Ipda Fahmi Noor Adly menuturkan tersangka merupakan pelaku pencurian motor sebuah rumah di depan Apotik Asia, Jalan Urip Sumoharjo, Ponorogo, sekitar seminggu lalu.

Tersangka, kata Adly, mencuri motor merek Honda Beat yang diparkir di depan rumah. Pada saat itu, pemilik sepeda motor lupa mengambil kunci kontak yang ditaruh di dashboard motornya.

"Jadi ini perkaranya terkait tindak pencurian motor yang terjadi pukul 02.00 WIB, kejadiannya sekitar seminggu yang lalu," kata Ipda Fahmi Noor Adly saat ditemui di ruang IGD Rumah Sakit Umum Aisyiah Ponorogo, Rabu (14/6/2017) malam.

Dikatakan Ipda Fahmi Noor Adly, tersangka yang merupakan warga Ngrayun, Ponorogo merupakan residivis kasus obat-obatan terlarang.

Sedangkan, penangkapan tersangka, berdasarkan informasi dari penadah motor curian yang sudah ditangkap sebelumnya.

"Sebelumnya, kemarin Selasa (13/6/2017) malam, kami sudah menangkap penadahnya, berinisial D yang beralamat di Ngawi," jelasnya.
Saat ditanya, Sugeng mengaku terpaksa mencuri karena membutuhkan uang untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Untuk kebutuhan sehari-hari," katanya sambil menahan sakit.

Setelah lukanya dirawat, tersangka digelandang ke Mapolres Ponorogo untuk diperiksa. (Surya/Rahadian Bagus)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: