Ditinggal Kawin Lagi Ayahnya, Anak 11 Tahun Nekat Gantung Diri

Sponsored Ad

Sponsored Ad
TRENGGALEK – Diduga karena bapaknya kawin lagi membuat anak, WDP (11) nekat gantung diri. Pelajar usia 11 tahun itu ditemukan warga dalam kondisi menggantung di cabang pohon ketela karet tepatnya di ladang Kaminto RT.019 RW. 010 Sendang Desa Puyung Pule Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya korban telah di Evakuasi setelah di temukan.

"Benar ada kejadian orang meninggal dunia gantung diri di cabang pohon ketela karet dengan korban bernama WDP, (11). Dia masih berstatus pelajar," ungkapnya.

Dari data yang dikumpulkan petugas, WDP lahir pada 3 April 2006, alamat Rt.019 Rw.010 Sendang Desa Puyung  Pule.

"Kaminto mencari anaknya disekitar rumah, karena tidak biasanya jam 17.00 wib anaknya belum pulang dari bermain, Karena tidak juga menemukan anaknya kemudian Kaminto mencari kerumah sanak saudaranya namun tidak juga ditemukan, dengan dibantu oleh Sali tetangganya untuk mencari kerumah famili yang ada di desa Pule dan Desa Pakel hingga menjelang subuh namun tidak juga ditemukan," papar Supadi.

Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 11 Juni 2017 sekira pukul 08.30 Wib tetangga korban Sagi (65), Sunarti (26) dan Sunarti alias Muji (52) hendak pergi ke ladang untuk memetik sayur nangka, pada saat melewati semak-semak di samping rumah kaminto, salah seorang tetangga bernama Sagi (65) melihat ada kepala anak kecil di cabang pohon ketela karet.

"Sagi bersama dengan rekannya memastikan apakah benar yang dilihatnya adalah kepala seorang anak, setelah melihat dengan seksama ternyata memang benar ada seorang anak yang tergantung di cabang pohon ketela karet," imbuhnya.

Didepan petugas Sagi menceritakan kejadian itu dan setelah tau bahwa itu kepala anak-anak, mereka berteriak-teriak hingga terdengar oleh Kaminto dan tetangga lainnya.

"Kami teriak sehingga pak Kaminto mendengar dan melihat apa yang kami lihat," papar saksi Sagi.

Mendengar teriakan tersebut Kaminto kemudian melihat ke ladang sebelah rumahnya dan mendapati anaknya sudah meninggal dunia tergantung di cabang pohon ketela karet.

Hasil temuan sementara tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, sedangkan Berdasarkan keterangan saksi bahwa korban diduga mengalami depresi karena orang tuanya bercerai, dan saat ini ayah korban sudah menikah lagi.

Sumber : jatimtimes.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: