Ini Pengakuan Oknum Pejabat Ngawi

Sponsored Ad

Sponsored Ad
NGAWI - Kedatangan Tim, perempuan muda asal Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro ke Pendapa Wedya Graha, Ngawi mengejutkan semua pihak. Terlebih kedatangannya menuntut pertanggungjawaban Gn, oknum pejabat setempat sambil membawa serta anak balitanya.
Tim, Suk dan PCN saat bertemu dengan Kanang di ruang kerja bupati. WS Hendro/Radar Ngawi

Pun, Tim juga didampingi oleh Suk, ibu kandungnya saat mendatangi kantor pemerintahan setempat. Tidak lupa, Tim juga membawa salah satu seragam dinas berikut foto Gn, pejabat berumur 56 tahun yang dituding telah menelantarkan anak dan dirinya.

Kepada awak media, Tim mengatakan jika sudah mengadukan perbuatan Gn ke Inspekorat Ngawi empat bulan lalu. Ketika itu, dirinya yang juga datang bersama anak dan Suk bertemu dengan Muhammad Arief Arifin Inspektur Pembantu (Irban) IV.

Setelah menerima pengaduannya, Inspektorat Ngawi akhirnya memanggil Gn. Ketika itu, Gn diminta untuk memberi uang bulanan ke istri siri itu dan anaknya. Namun Tim dan Suk menolak, dengan alasan khwatir Gn mengingkari janji.

‘’Akhirnya kami minta uang kontan ke Gn, janjinya dipenuhi tujuh hari setelah pertemuan itu,’’ bebernya.

Dalam pertemuan tersebut Gn sepakat membayar uang Rp 300 juta sebagai pengganti biaya hidup PCN dan Tim. Namun, karena tidak mampu membayar cash Gn akhirnya menyerahkan salah satu aset rumah miliknya di Alas Pecah, Kecamatan Geneng.

Selama bbeberapa tahun PCN dan Tim tinggal di perumahan tersebut. Sesekali Gn juga kerap menyambangi PCN dan Tim, bahkan menginap berhari-hari. Karena itulah beberapa setel pakaian kerjanya ditinggal di rumah tersebut.

‘’Tiba-tiba keluarga Gn datang dan meminta rumah itu diserahkan kembali, kami tidak bisa berbuat apa-apa,’’ terangnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Gn mengaku jika persoalan tersebut sudah tuntas sejak lama. Dia mengatakan, jika tidak ada lagi masalah yang terjadi antara dirinya dengan Tim dan keluarganya.

Dia meminta, agar Tim dan keluarganya tidak memperpanjang masalah tersebut dengan melakukan aksi seperti yang terlihat kemarin.

‘’Kalau masih merasa bermasalah datang ke rumah saja, jangan ke yang lain,’’ ujarnya. (ian/pra/jprm)

Sumber ; jawapos.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: