Keranjingan Jual Beli Online, Sepeda Motor Ditukar Batu

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN – Kecil-kecil sudah berotak jahat. Rifki Hadi Yudana yang baru berusia 19 tahun ini lihai menipu korbannya. Kejadian ini berawal dari transaksi via online antara Rifki dan PMR, 13.
Tersangka Rifki Hadi Yudana bersama barang bukti saat press release di Polres Madiun Kota, Selasa (13/6). Bagas Bimantara/Radar Madiun

Keduanya sepakat cash on delivery (COD) di depan Lapas Kelas 1 Madiun, Jalan Yos Sudarso Kota Madiun, Jumat lalu (2/6) sekitar pukul 15.00. Bukannya smartphone tipe Sony Xperia Z2 yang diserahkan, Rifki malah membawa kabur motor milik PMR.

Begini rencana busuk yang dirancang Rifki. Anak baru gede (ABG) yang belakangan diketahui beralamat di Cileungsi, Bogor, namun tinggal di Desa Majasem, Kendal, Ngawi, itu menawarkan smartphone tipe Sony Xperia Z2.

PMR tertarik hendak membelinya hingga komunikasi terjalin via handphone masing-masing. Pihak pembeli yang tidak ingin tertipu meminta bertemu langsung dengan penjual.

‘’Pertemuan disepakati di Jalan Yos Sudarso,’’ kata Paur Humas Polres Madiun Kota Aiptu Mashudi, Selasa  (13/6).

Korban berangkat naik motor Honda Beat dari rumahnya di Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Di lain pihak, pelaku sudah menunggu di tempat dan waktu yang ditentukan.

Rifki berpura-pura meminjam motor untuk mengambil smartphone di rumah yang tak jauh dari lokasi setelah sempat berbasa-basi sejenak. Korban sempat ragu-ragu, namun pelaku meyakinkannya dengan meninggalkan tas kamera DSLR.

‘’Pelaku tidak kunjung kembali, korban tersadar telah menjadi korban penipuan,’’ terang Mashudi.

Apalagi, setelah tas kamera dibuka, ternyata isinya tiga bongkah batu. Nomor ponsel Rifki juga tidak lagi dapat dihubungi. PMR akhirnya menghubungi orang tuanya sembari menceritakan kronologis aksi penipuan yang telah menimpanya.

Munadi, 52, ayah korban, bergegas melapor ke Mapolsek Manguharjo. Polisi berbekal ciri-ciri pelaku yang mampu diingat korban langsung melakukan pengejaran.

 ‘’Ditangkap malam itu juga, sepeda motor hasil kejahatan belum sempat dijual atau digadaikan,’’ jelas paur humas.

Pelaku tidak mampu mengelak ketika digelandang ke Mapolsek Manguharjo. Dia mengaku sedari awal sudah berniat menelikung korban yang diketahui masih anak-anak.

Pun, motor hasil kejahatan itu sedianya hendak ditawarkan lewat forum jual beli online. Rifki juga terang-terangan keranjingan bermain game online hingga terlilit utang.

‘’Penyidikan masih dikembangkan, tidak menutup kemungkinan ini bukan aksi yang pertama kali,’’ tegas Mashudi sembari menyebut jeratan pasal 378 KUHP tentang penipuan. (mg8/hw/jprm)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: