"Jatuh Ketiban Ember", Ditinggal jadi Informan, Istri Malah diGoyang Oknum Polisi

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MALANG - Air susu dibalas air tuba. Begitulah peribahasa yang tepat bagi kelakukan seorang oknum polisi berinsial N yang bertugas di Unit Reserse Kriminal Polisi Sektor (Polsek) Singosari.  Korps berbaju coklat yang seharusnya mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat justru berbuat asusila terhadap seorang wanita yang telah bersuami.

Dan suami dari wanita yang disetubuhi oleh oknum polisi N ini adalah orang yang seringkali membantu pihak kepolisian dalam menyuplai informasi tindak kejahatan.

Kasus asusila yang kini ramai dibicarakan melalui media sosial dan menimpa Suparto (45) warga Dusun Karangjati, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari ini bermula saat N dan teman-temannya datang ke rumah Suparto.

"Waktu itu saya pulang dari lihat lomba patrol, ternyata setelah saya sampai di rumah sudah ada  4 anggota polisi yang sedang minum-minuman keras,"kata Suparto menceritakan kronologis kejadian yang dilaporkannya kemarin (6/6/2017) kepada kepolisian, Rabu (7/6/2017).

Dia melanjutkan, tak selang lama 3 polisi temen N pamit. Tapi N tetap tinggal. Sebagai teman sekaligus rasa hormat kepada kepolisian, Suparto menemani N.

Tidak lama Suparto yang terbiasa menjadi informan kepolisian disuruh oleh N untuk melihat lokasi perjudian.

"Waktu itu saya ajak juga N agar bersama-sama melihat, tetapi N tidak mau dan memaksa saya sendiri yang ke sana,"ujar Suparto yang merasa heran karena biasanya N dan dia kalau melihat lokasi selalu bersama.

"Dalam perjalanan ke lokasi, perasaan saya semakin curiga. Akhirnya saya putuskan kembali ke rumah. Tetapi saya lewat belakang rumah,"katanya.

Tepat di luar jendela kamar, Suparto mendengar suara-suara yang memancingnya untuk mengintip ke dalam kamar. Dan, betapa terkejutnya dia saat melihat istrinya sedang melakukan hubungan badan dengan N.

"Amarah saya benar-benar seperti mau meledak. Saya dobrak pintu belakang. Saya hajar si N yang telah berbuat zinah dengan istri saya itu,"katanya dengan masih nada marah.

Dia masih ingat bagaimana kondisi dalam kamar, saat N dengan leluasa dan telanjang bulat bersetubuh dengan istrinya yang juga terlihat bersedia melakukan perbuatan haram tersebut.

"Saat saya dobrak pintu kamar, N langsung memakai celana dan memeluk saya. Sedang istri saya lari keluar,"lanjut Suparto.

Hati Suparto hancur lebur dengan peristiwa itu. Istrinya yang dicintai ternyata selama ini diduga punya hubungan dengan N. Dan N sudah seperti saudaranya. Suparto menceritakan bahwa dalam kondisi kekurangan makanan, dia masih memprioritaskan N kalau datang ke rumahnya.

"Dulu, pernah di rumah hanya punya 2 bungkus mie. Satu untuk anak saya, satu diminta N siang harinya. Saya ikhlas, tapi kok tega banget dia berbuat begini ke saya,"kata Suparto yang masih menahan amarahnya itu.

Setelah dilaporkan kepada Polres Malang, N kini dalam pemeriksaan Provost Polres Malang.

Sementara itu, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Iptu. Sutiyo  membenarkan bahwa N kini sudah dalam pemeriksaan Provost Polres Malang.

"Karena kasusnya sudah ditangani Provost, kami menunggu hasilnya. Termasuk visum terkait laporan persetubuhan," ujar Sutiyo.

Sumber : malangtimes.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: