Sebatang Kara dan Sakit-sakitan , Nenek di Slahung Memilh Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SLAHUNG — Seorang janda bernama Katinah, 67, warga RT 001/RW 002, Dukuh Asem Legi, Desa Plancungan, Kecamatan Slahung, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Kamis (1/6/2017) sekitar pukul 14.30 WIB.

Diduga Katinah gantung diri lantaran depresi dan tekanan hidup yang dihadapinya. Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, mengatakan jasad Katinah kali pertama ditemukan Sutrisno, 24, tetangganya. Katinah ditemukan menggantung di pintu dapur rumahnya.

Sudarmanto menuturkan awalnya Sutrisno hendak memberi tahu dirinya akan menjemput anaknya di Terminal Seloaji. Setibanya di rumah itu, Sutrisno masuk ke dalam rumah dan melihat janda itu sudah tewas dalam kondisi tergantung.

“Saksi Sutrisno dimintai tolong anak Katinah untuk menjemputnya di Terminal Seloaji. Saat itu, niatnya mau mengabarkan anaknya akan pulang. Namun, saat berada di rumah malah melihat wanita itu telah gantung diri,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Atas kejadian itu, Sutrisno melapor ke perangkat desa dan ke Polsek Slahung. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tulang leher patah dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh Katinah.

Keterangan dari keluarga, kata dia, selama ini Katinah hidup sebatang kara di rumahnya itu dan kerap mengalami sakit-sakitan hingga depresi. “Jasad kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Sudarmanto.

Sumber : solopos.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: