Viral, Video Pasang Siswa SMA di Blitar Joget Vulgar, Polres Periksa 10 Pelajar

Sponsored Ad

Sponsored Ad
BLITAR, iNews.id - Sepuluh siswa yang duduk di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Blitar diperiksa Unit Perlindungan Anak dan perempuan Polres Bliter. Para siswa tersebut harus berurusan dengan polisi karena membuat video joget seronok yang dua hari ini viral di Blitar.

Selain memeriksa siswa, pihak kepolisian juga memanggil ke-10 orang tua siswa ke Polres Blitar. Pihak polisi juga memanggil guru tempat siswa tersebut sekolah untuk memintai keterangan karena video joget seronok diambil di dalam kelas.
Dalam video tersebut sebanyak delapan siswa siswi saling berpasangan dan berhadapan melakukan sejumlah gerakan vulgar. Sementara satu orang siswi diskenariokan seorang diri yang hanya duduk dan kebingungan.

Para remaja itu masih mengenakan seragam sekolah lengkap dan berjoget vulgar yang diiringi musik dugem layaknya berada di dalam sebuah diskotik. Seketika video berdurasi 14 detik itu menjadi perbincangan setelah tersebar luas melalui grup media sosial.

Para netizen sangat menyayangkan kelakuan 10 pelajar tersebut. Sejauh ini penyebar video joget vulgar itu belum diketemukan.

"Dapat dari media sosial dua hari lalu. Tidak pantas terlebih masih pelajar. Etikanya tidak memiliki sopan santun. Pihak sekolah harus ada pengawasan lebih karena video diambil di ruang kelas. Berharap tidak ada lagi video serupa," ucap Yesi Puji Lestari salah satu netizen yang telah menonton video tersebut.

Peredaran video yang mencoreng nama baik dunia pendidikan di Kabupaten Blitar membuat polisi bergerak. Kesemua pelajar baik yang mengambil gambar ataupun yang berjoget telah diperiksa polisi.
"Saat ini kita melakukan interview dulu terhadap kesemua pelajar yang di antaranya mengambil gambar. Gerakan-gerakan saat ini akan kami periksa apakah ada unsur pidana atau tidak dalam pengambilan gambar dalam video tersebut," ucap Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya, Jumat (9/2/2018).
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: