Sudah Beristri, Oknum Polisi Ini 'Nakal' Dengan Pelajar Cewek SMA

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Inilah sosok Briptu MAS, pria beristri yang menjalin hubungan dengan gadis remaja SMA di Cilegon ©Kaskus/delis76
Inilah sosok Briptu MAS, pria beristri yang menjalin hubungan dengan gadis remaja SMA di Cilegon ©Kaskus/delis76
Setenpo.com ,CILEGON – Polres Cilegon mendadak menjadi perbincangan hangat publik dunia maya. Topik perbincangan adalah perihal hubungan asmara anggota Polres Cilegon berinisial Briptu MAS yang menjalin kasih dengan anak di bawah umur. Perbincangan itu berawal dari akun atas nama delis76 yang memposting di forum Kaskus tentang keresahannya sebagai orangtua yang menuntut keadilan, pasalnya Briptu MAS adalah pria yang sudah beristri.
“Semenjak anak kami mengenal oknum tersebut, tingkah laku dan perangainya berbeda dari sebelumnya, bahkan dia berani memposting adegan berduaan yg tidak sepantasnya difoto untuk seorang siswa,” tulisnya di situs Kaskus pada Senin (25/1/2016) malam.
Inilah sosok Briptu MAS, pria beristri yang menjalin hubungan dengan gadis remaja SMA di Cilegon ©Kaskus/delis76
Inilah sosok Briptu MAS, pria beristri yang menjalin hubungan dengan gadis remaja SMA di Cilegon ©Kaskus/delis76

Belakangan, tulisan seorang ayah yang mengaku sebagai TKI ini menyebar ke beberapa situs lain dan mengundang perhatian netizen agar ia melaporkan hal itu ke Propam Polres Cilegon. “Istri saya melaporkan tindakan perbuatan tidak menyenangkan dan perbuatan mengajak perbuatan mesum dengan anak kami ke Polsek Merak, namun di sana istri tidak dibuatkan bukti laporan tapi disuruh melaporkan kasusnya ke Polres Cilegon karena yg bersangkutan (Briptu MAS) dinas di Cilegon,” sambungnya.
Dalam tulisannya, delis76 juga bahkan mengaku sudah berkoordinasi dengan istri Briptu MAS terkait dengan hubungan asmara dengan putrinya. Tak hanya meminta saran dan dukungan, delis76 juga bahkan turut mengunggah foto-foto adegan mesra putrinya dengan oknum Briptu MAS di situs tersebut. “Sampai sekarang kami masih mencoba mencari keadilan, kami sedang mencari alamat Komisi Perlindungan Anak Indonesia untuk mendapat bantuan hukum, namun kami tidak menemukan alamatnya di Cilegon,” terangnya. 
Berikut curhatan bapak itu:


Assalamualaikum, selamat malam untuk semua kaskuser banten dan seluruh wilayah..

Saya adalah seorang ayah dari seorang putri yang kini menginjak usia 16 tahun dan masih sekolah di sebuah SMA swasta terkenal di Cilegon. 

Saya tinggal berjauhan (menjadi TKI) dengan putri kesayangan semenjak tahun 2007. Namun tetap komunikasi berjalan lancar,

Namun memang apa yang terjadi di Indonesia terkadang tidak sepenuhnya dapat saya monitor, Termasuk peristiwa yang akan saya ceritakan di forum ini, tidak ada maksud apa apa. 

Namun barangkali ada masukan dan usulan yang bisa jadi bahan pertimbangan kami untuk melakukan langkah apa yang harus kami ambil.



Berikut ceritanya.. 

Anak kami berkenalan dengan seorang oknum polisi bernama Briptu MAS, bertugas di Kesatuan Polres Cilegon dengan No Registrasi 87110528. Semenjak anak kami mengenal oknum tersebut, tingkah laku dan perangainya berbeda dari sebelumnya. 

Bahkan dia berani memposting adegan berduaan yang tidak sepantasnya difoto untuk seorang siswa dan juga seorang oknum polisi. 

Briptu MAS adalah polisi yang sudah beristri dan tinggal di Tangerang. Kami sudah menghubungi istrinya dan beliau bersedia menjadi saksi jika dipanggil oleh pihak berwenang. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas kelakuan suaminya. 

Briptu A, demikian anak kami menyebutnya kerap kali melakukan tindakan kasar terhadap anak kami dan kerap mengirim SMS supaya anak kami bolos dari sekolah untuk menemuinya (SMS kami simpan sebagai bukti), juga foto-foto kami save. 

Dari cerita anak kami tersebut tentang hubungan mereka yang kurang lazim, antara anak di bawah umur dengan seorang polisi yang sudah beristri juga terhadap perubahan sikap anak kami, maka kami berinisiatif melapor kepihak kepolisian. 

Dengan perasaan sedikit was-was, tidak akan dianggap laporan kami. Pertama, istri saya melaporkan tindakan perbuatan tidak menyenangkan dan perbuatan mengajak perbuatan mesum dengan anak kami ke Polsek Merak Cilegon. 

Namun di sana istri tidak dibuatkan bukti laporan, tapi disuruh melaporkan kasusnya ke Polres Cilegon karena yang bersangkutan dinas di Cilegon. Padahal kegiatan yang dilakukan oknum tersebut terjadi di wilayah Polske Merak. 

Namun kami masih berharap adanya keadilan buat kami. Maka hari berikutnya istri melaporkan kasus ini ke Polres Cilegon. Namun apa daya, di sana pun tidak dibuatkan bukti pelaporan. Hanya istri disuruh menghadirkan dua orang saksi. 

Akhirnya istri pulang dengan tangan hampa dan mengadukan ini kepada saya. Sampai sekarang kami masih mencoba mencari keadilan, kami sedang mencari alamat Komisi Perlindungan Anak Indonesia untuk mendapat bantuan hukum. 

Namun kami tidak menemukan alamatnya di Cilegon. Barangkali ada yang pernah mengalami kasus serupa, kami mohon masukannya. Terimakasih atas bantuan dan perhatiannnya. 

Salam kami dari orangtua yang sedang mencari keadilan. 
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: