Sukorejo Berjuang Dirikan SMK Negeri

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SUKOREJO – Keinginan masyarakat Kecamatan Sukorejo untuk segera memiliki lembaga pendidikan SMK Negeri makin bulat. Berbagai elemen sudah mulai melakukan koordinasi untuk mematangkan impian tersebut. Hal ini didasari kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan lembaga SMK. Disamping itu, Sukorejo merupakan satu-satunya kecamatan di kota reyog yang belum memiliki SMK maupun SMA Negeri.
 
Ketua PGRI Cabang Sukorejo, Sujono mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan komunikasi lintas sektoral terkait keinginan memiliki sebuah SMK Negeri. Sejauh ini koordinasi yang sudah dilakukan dengan UPTD Pendidikan, Dinas Pendidikan, Forpimkec dan sejumlah tokoh masyarakat. “Kami terus melakukan komunikasi lintas sektoral,” ungkap Sujono, Rabu (20/7/2016).

Mengenai gambaran tempat yang dirasa tepat untuk pendirian SMK, kata Sujono, diusulkan di wilayah Desa Kedungbanteng. Lantaran, dipandang letaknya yang strategis di wilayah Sukorejo hingga bisa menjangkau wilayah sekitar kabupaten Magetan maupun Madiun. Sehingga diyakini bakal mendapatkan animo masyarakat yang cukup tinggi.

“Kalau di Kedungbanteng selain bisa dinikmati warga Sukorejo nanti juga bisa dari masyatakat tetangga, kalau timur dengan babadan, utara dengan Madiun dan barat dengan Lembeyan Magetan,” sebutnya.

Sebelumnya sempat mencuat lokasi SMK bakal ditempatkan di eks lokalisasi Kedungbanteng. Namun, ternyata setelah dipantau banyak yang menilai kurang strategis lantaran lokasinya terlalu pinggir. Meski begitu pilihan tetap di wilayah Desa Kedungbanteng. “Kami sudah komunikasi dengan pemerintah desa dan BPD Kedungbanteng. Isnyallah mendapatkan dukungan yang positif,” tandasnya.

Kepala SDN 1 Bangunrejo ini mengatakan jenis SMK Negeri yang dibangun nanti belum ditentukan. Namun, diupayakan adalah SMK yang belum umum di Ponorogo. “SMK apa belum ditentukan. Kira- kira tidak umum di Ponorogo,” bebernya.

Sementara itu, rencana ini juga mendapatkan dukungan Kepala UPTD Pendidikan Sukorejo Soiran, M.Pd.  Menurutnya, Sukorejo merupakan satu-satunya di Ponorogo yang tidak mempunyai SLTA Negeri. “Sukorejo itu sudah punya 2 SMP Negeri, 18 Desa dan 42 Sekolah Dasar, namun belum memiliki SLTA Negeri. Mohon doa restu bagaimana Sukorejo bisa memilikinya. Tetangga kecamatan paskibrakanya sampai tingkat SLTA, Sukorejo masih SLTP,” pungkasnya. (rif)

Sumber : mediamataraman
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: