Menyeberang Jalan, Nenek Bonirah Tewas Tertabrak Pemotor Ngebut

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Maraknya aksi kebut-kebutan di Kabupaten Ponorogo tak hanya menelan korban jiwa para remaja saja.

Nenek Bonirah (75), warga Dukuh Bandar, Desa Karang Joho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, tewas setelah ditabrak pengemudi sepeda motor yang ngebut dan ugal-ugalan di Jalan Jurusan Ponorogo-Wonogiri Kilometer 15-16, Kamis (27/10/2016) malam.

"Korban ditabrak saat menyebarang jalan di tempat kejadian. Korban ditabrak sepeda motor yang tidak dikenal lantaran pengemudinya melarikan diri," kata Kanit Laka Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri kepada wartawan, Jumat (28/10/2016).

Ia mengatakan, korban meninggal lantaran mengalami luka parah di kepala, mulut, bahu, perut dan kaki.

"Korban meninggal dunia langsung di lokasi kejadian. Saat ini polisi masih terus mencari penabrak lari yang menewaskan Bonirah," jelas Badri.

Tewasnya nenek Bonirah, kata Badri, menambah jumlah orang tewas akibat lakalantas menjadi tujuh dalam seminggu.

Ia mencatat, seminggu terakhir tujuh orang tewas, satu luka berat dan sembilan luka ringan dalam delapan kejadian lakalantas di Ponorogo.

Badri mengatakan tingginya angka kecelakaan di Ponorogo lantaran pengetahuan warga untuk mengemudi secara aman dan selamat masih rendah.

Untuk itu, diharapkan warga mengurangi kecepatan dengan batas maksimal 40 kilometer per jam.

"Kalau dengan laju kecepatan itu tiba-tiba ada orang menyebarang mendadak atau belok mendadak dalam jarak sepuluh meter masih bisa diatasi," kata Badri.

Seminggu lalu, korban meninggal hanya dua orang saja. Angka itu naik menjadi tujuh korban jiwa akibat lakalantas.(KOMPAS.com)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: