TNI di Ponorogo Keliling 42 SD Bikin Kuis tentang Wawasan Kebangsaan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Danramil 0802/21 Babadan -Ponorogo, Kapten ( Inf) Fayakun Wasesa memberikan hadiah bagi siswa SDN I Babadan yang berhasil menjawab pertanyaan seputar makna Pancasila menjelang Hari Pahlawan.
PONOROGO - Menjelang peringatan Hari Pahlawan Kemarin, jajaran Koramil 0802/21 Babadan, Kabupaten Ponorogo, berkeliling 42 SD di kecamatan itu.

Mereka mengajak siswa mengenang jasa pahlawan dan cinta tanah air.

Di sela kunjungan tersebut, anggota TNI AD juga membagi-bagi hadiah untuk siswa SD yang mampu menjawab pertanyaan seputar wawasan kebangsaan Indonesia.

Salah satu siswa kelas V SDN I Babadan, Duta Panorama Saputra mendapatkan hadiah buku tulis dari Danramil Babadan, Kapten (Inf) Fayakun Wasesa setelah berhasil menjawab pertanyaan makna sila ketiga Pancasila.

"Tadi saya jawab makna sila ketiga Pancasila sebagai warga negara Indonesia harus bersatu dan tidak boleh terpecah-belah. Untuk itu, masyarakat Indonesia juga harus rukun dan damai,” ujar Duta.

Duta merasa bangga bisa menjawab pertanyaan Danramil dan mendapatkan hadiahnya. Ia pun senang lantaran menjelang Hari Pahlawan ada kegiatan menarik yang diselenggarakan di sekolahnya.

Danramil 0802/21 Babadan, Kapten Inf Fayakun Wasesa, mengatakan, untuk mengenang jasa para pahlawan, ia memasang banner dasar negara Pancasila beserta lambang dan lima silanya. Harapannya agar anak-anak sekolah mencintai tanah air, cinta bangsa lebih mendalam.

"Saya memilih anak-anak SD karena masih putih. Mereka memiliki ingatan seperti batu kalau sekali tergores terus sampai kapanpun. Lain halnya kalau SMP sudah terkontiminasi dengan yang lain," kata Fayakun.

Untuk itu, dalam memperingati Hari Pahlawan yang digelar setiap tanggal 10 November, Koramil Babadan menggelar kegiatan yang berbeda, yaitu dengan memasang banner berisi Pancasila serta menyelenggarakan kuis tentang Pancasila.

Fayakun mengungkapn, setidaknya terdapat 42 sekolah dasar se-Babadan yang didatangi anggota Koramil setempat. Sekolah itu terdiri dari 32 SD dan 10 madrasah ibtidaiyah.

Dia mengatakan, melalui kegiatan itu, anak-anak dapat ditanamkan nilai kebangsaan dan menghargai jasa para pahlawan. (KOMPAS.com)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: