Ikuti Filosofi Orang Jepang Ini agar Hidupmu Lebih Bahagia

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Jakarta - Siapa orang yang tidak mau hidup bahagia? Tentu saja hidup bahagia dan sejahtera lahir batin adalah tujuan setiap orang.

Namun terkadang ada saja hal-hal yang bisa membuat stres karena banyak hal dan permasalahan yang dipikirkan. Untuk hidup bahagia, kamu bisa mengikuti filosofi orang Jepang yang satu ini.
Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon.

Ada sebuah konsep yang diperkenalkan orang Jepang bernama "ikigai" (yang dibaca aki-gay-aai). Mengutip dari Aol, konsep ini berarti "menemukan tujuan" atau "alasan untuk bangun di pagi hari".

Filosofi ikigai berasal dari kata 'iki' yang berarti hidup, dan 'kai' yang berarti realisasi dari sebuah harapan dan ekspektasi. Teorinya, dengan menemukan alasanmu untuk mau bangun pagi setiap hari dan mau disibukkan karena alasan itu, niscaya kamu akan menikmati hidup yang bahagia dan panjang umur.

Mungkin terdengar klise, tapi konsep ikigai sebagai cara untuk hidup bahagia sudah terbukti lewat riset. Hasil studi yang dilakukan sejumlah peneliti di Ohsaki terhadap 43.000 responden menunjukkan, orang yang menerapkan konsep ikigai harapan hidupnya lebih tinggi hingga tujuh tahun. Bahkan ketika mereka seorang perokok atau mengidap penyakit tertentu.

Bagaimana caranya menerapkan konsep ikigai dalam kehidupan sehari-hari? Pastinya membutuhkan waktu dan perenungan yang dalam. Untuk mendapatkan ikigai-mu, mulai dengan menanyakan pada diri sendiri: hal apa di dunia yang paling kamu sukai? Apa bidang yang kamu kuasai? Apa yang dunia butuhkan dari dirimu? Tentunya hanya kamu yang bisa menjawabnya.

Orang-orang dengan ikigai yang kuat, dilaporkan menemukan alasan mereka hidup lewat pekerjaan, hobi, juga hubungan baik percintaan maupun keluarga. Sedikit mengejutkan memang, mengingat sepertinya lebih enak untuk bangun dengan memiliki alasan untuk bisa hidup santai.

Namun tidak bagi orang-orang yang tinggal di bagian pesisir pantai Okinawa. Mereka tidak mengenal kata istirahat atau santai itu. Semuanya harus aktif beraktivitas mau berapapun usianya. Karena dengan berpikir seperti itu, mereka jadi punya tanggung jawab dan merasa dibutuhkan. Dengan begitu mereka merasa telah berkontribusi untuk hidup orang lain, juga untuk dirinya sendiri.

Satu yang harus diingat, ada bedanya antara menjadi sibuk dan menjadi stres. Mengerjakan banyak deadline yang bertumpuk dan bertahan sekuat tenaga dengan deadline tersebut? Sangat tidak Ikigai.

Namun terbangun di pagi hari dengan penuh energi dan tak sabar menanti pekerjaan yang menunggu di depan mata? Itulah ikigai!
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: